Untitled Document
Komisi Gratis http://hits4pay.com/members/index.cgi?ronyfatma
Klik Aja Deh Klik Aja Deh


   
 
  Gending Nyamleng
 

Gending Nyamleng

Perkutut adalah burung piaraan yang banyak digemari orang, karena suaranya yang kong itulah kemudian diabadikan menjadi sebuah judul gending dengan nama Kutut Manggung. Berikut ini adalah suara perkututnya Jeng Anik Sunyahni, swarawati yang menghiasi Campursari bersama Manthou’s. Dengan nada/laras slendro dan pelog dan durasi kisaran 30 menit oleh Karawitan Riris Raras Irama ini membuat pendengar menjadi banyut dengan alunan yang benar-benar nyamleng, mendaut-daut dan adem ayem, apalagi dikreasi menjadi gending masa kini (khusus untuk laras slendro menyuro).

Penyanjungnya terhadap bianatang peliharannya yaitu perkutut, bagaikan merawat seorang putri kesayangannya. Dengan tekun dan tidak jemu-jemunya memberi makan dan minum setiap hari. Hal ini patut diteladani dalam hal mencintai sesama binatang. (His praise to his pet, i.e. a turtle dove, just like keeping a princess. He always commit and never weary to feed it everyday. This attitud should be an example to love all animals).

Sajian berikut kali ini adalah gending yang betul-betul nyamleng untuk dinikmati, yaitu Gd. Kutut Manggung dengan swarawati Nyi. Rusyati iringan Karawitan Riris Raras Irama, dan Gd. Kuwung-Kuwung dengan swarawati Nyi. Soeparni rekaman Lokananta yang diiringi oleh Karawitan RRI Surakarta.

Gending pertama ini mempunyai durasi kisaran 30 menit lebih, yaitu Gending Ginonjing terus ketawangan lanjut Ladrang Ginonjing dilanjutkan lagi Srepeg Palaran yang didahului dengan Bawa Sekar Ageng Suraretna laras slendro pathet menyuro. Untuk gending yang kedua yaitu Ladrang Sri Rejeki (yang ada  suara swarawati iidjjooo) dilajutkan Ketawang Subakastawa Rinengga laras pelog pathet nenem, oleh karawitan RRI Surakarta

Ldr. Ginonjing biasanya cocok untuk mengiringi tari Bondan/Golek klasik, dimana sang penari (wanita) melalui gerakan khas dengan memainkan sebuah payung dan boneka di tangannya. Sementara yang cukup mengagumkan dia berputar-putar diatas sebuah kendi (tempat minum terbuat dari tanah liat) dengan kedua kakinya. Anehnya lagi kendi tersebut tidak pecah ataupun retak sedikitpun.

Inilah kedua gending yang benar-benar nyamleng dan nikmat  untuk siap didengarkan :

  1. Gd. Ginonjing Sl.My  (30′ 08″)
  2. Ldr. Sri Rejeki Pl.6   (16′ 59″)

Gending Kutut Manggung memang banyak versinya, tapi kali ini perkutut yang hadir adalah versi klasik yang dimainkan oleh keluarga Karawitan Studio RRI Surakarta pimpinan Bpk. Atmosoenarto.  Barangkali personil atau wiyogo yang mengiringi gending-gending ini sudah banyak yang almarhum, karena rekaman ini dibuat pada era tahun 1970-an. Para swarawati seperti Nyi. Woropodang, Nyi. Madusari sekarangpun sudah tinggal namanya yang masih dikenang. Generasi berikutnya muncul Nyi. Prenjak, Nyi. Tukinem dan lainnya.

Selain Kutut Manggung masih ada gending lainnya seperti Gd. Tunggul Kuwung minggah Pacul Gowang, Ldr. Pangkur wolak walik, Ldr. Kapidhodong dan Ldr. Mudhatama. Semua gending ini dibawakan oleh Karawitan Studio RRI Surakarta. Ladrang Pangkur yang ini bernada slendro ganti pelog kembali lagi lagi ke nada slendro.

Gending ini saya rekam dari sebuah kaset yang sudah cukup berumur, namun ternyata suaranya benar-benar mantap, jernih dan mak nyuusss. Bagi pencinta seni karawitan jawa sayang kalau gending-gending ini ditinggalkan begitu saja, hayo kita buktikan.

  1. Gd. Kutut Manggung Pl. Br     (11′ 13”)
  2. Gd. Tanggul Kuwung Pl. Br    (15′ 01”)
  3. Ldr. Pangkur Wolak Walik    (11′ 14”)
  4. Ldr. Kapidhondong Pl. 6    (09′ 40”)
  5. Ldr. Mudhatama Sl. 9    (10′ 12”)

 

Notasi gending dapat diunduh dibawah ini :

  1. Gd-Kututmanggung-plbr
  2. Gd-Tunggul-paculgowang-plbr
  3. Ldr. Pangkur-plbr
  4. Ldr-kapidhondhong-pl6

Notasi gerongan silahkan unduh dibawah ini :

  1. Kututmanggung-plbr
  2. Pangkur-pl6
  3. Pangkur-sl9
 
 
 
 
 
 
  411736 visitors (1494263 hits)
 
 
=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=